Jam menunjukkan pukul 06:45 itu berarti aku harus segera berangkat menuju sekolah untuk pesta malam ini. Karena walau acara utama di adakan tengah malam para siswa dihimbau untuk datang pukul 7 karena di adakan beberapa kegiatan dan pertunjukkan, yah pertunjukkan kali ini lumayan meriah karena di isi oleh band yang populer di kota ku walau aku menilainya biasa saja mungkin di sebabkan aku bukanlah anak gadis yang tergila-gila pada bocah berandalan yang songong menilai rendah orang lain. Apa yang para gadis itu lihat, pdhal aku jauh lebih tamvan :v yah setidaknya ibuku bilang begitu.
~didepan gerbang
Aku telah sampai disekolah, mata ku menelisik kerumunan siswa mencari kawanan ku. Beberapa lama aku terpaku menunggu disna, tentu aku takkan masuk ke sekolah sendirian. Apa yang akan kulakukan tanpa kawanan bocah kelas ku .
"Nees oi sini". Suara yang tak asing ditelinga memanggil namaku. Dgn meningkat kan indra penglihatan ku perhatikan pojokan gelap disudut semakin lama aku menatapnya semakin aku sadar bahwa disana terlalu gelap untuk ditembus pandanganku :v . Yah satu-satunya cara aku harus melangkahkan kaki ke pojok gelap itu, sesampainya disana aku mengatakan pada sosok siluet di kegelapan " woi tong ngapain lo tempat gelep gini, mojok loh sama herpina" , rupanya si otong sedangan bersama herpina salah satu siswa dikelas kami juga. " enak aja, lagi nungguin acara aja gw sama herpina lagian anak kelas masih dikit "ujar otong sambil melangkah keluar dari gelapnya pojok kramat.
"Nees oi sini". Suara yang tak asing ditelinga memanggil namaku. Dgn meningkat kan indra penglihatan ku perhatikan pojokan gelap disudut semakin lama aku menatapnya semakin aku sadar bahwa disana terlalu gelap untuk ditembus pandanganku :v . Yah satu-satunya cara aku harus melangkahkan kaki ke pojok gelap itu, sesampainya disana aku mengatakan pada sosok siluet di kegelapan " woi tong ngapain lo tempat gelep gini, mojok loh sama herpina" , rupanya si otong sedangan bersama herpina salah satu siswa dikelas kami juga. " enak aja, lagi nungguin acara aja gw sama herpina lagian anak kelas masih dikit "ujar otong sambil melangkah keluar dari gelapnya pojok kramat.
~ beeb....beeb..... *bunyi mic menandakan acara akan dimulai
kami bertiga pun masuk kedalam sekolah. tampak beberapa siswa yang lebih dulu datang dari kami, walau sepertinya teman kelas kami yang lain belum datang. suara mic berbunyi lagi "tes tes 1 2 3 3 2 1 a b c " tampak anak sebaya kami sedang mempersiapkan diri untuk bernyanyi. Dia gremmy anak kelas XI di kelas sebelah, tampilkan menggambar kan seorang anak penyendiri ditambah setelan jaketnya itu ehm bahkan setiap hari penampilannya seperti itu
ada sesuatu di diri anak itu yang menarik diriku untuk mengenalnya lebih jauh,, yah mungkin lain kali akan ku sapa dia.
Gremmy pun mulai menyanyikan sebuah lagu, ah aku tahu lagu ini salah satu favorit ku.
heal the world milik king of pop, tak ku sangka dgn penampilan seperti itu gremmy memiliki bakat
dalam menyanyi.
Diriku mulai risih akibat berhimpitan dengan para siswa yang memulai mengerumuni panggung
teman-temanku pun tampaknya terpaku pada pertunjukkan saat ini. Tapi herpina sedang bersama siapa, ah dia yura seniorku yang terkenal galak ; gadis tomboy dgn potongan rambut pendek yang
dia benar-benar seperti pria, tapi ada yang berbeda di malam ini. Untuk pertama kali, aku melihat
dia memakai gaun yang menurutku menarik, yaa.... menarik bukan cantik. Beberapa lama aku memperhatikannya, terpaku tanpa mempedulikan musik di panggung. Tiba-tiba dia menoleh balik padaku, membuyarkan semua khayal di dalam kepala ku, " apa dia tahu aku memandangnya dari tadi" ucapku didalam hati. Untuk beberapa menit aku sadar dia memandangiku terus menerus, apa yang sedang dipikirkannya. Apakah dia marah? Apa dia tak suka ku pandangi? . ah masa bodoh lebih baik aku kembali menikmati pertunjukkan sembari menikmati santapan di meja.
To Be Continued.....................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar